Menu
Kemulian Serta Keutamaan Doa Dihadapan Allah
0 Comments

Kemulian Serta Keutamaan Doa Di Hadapan Allah

Kemulian Serta Keutamaan Doa – Doa merupakan senjatanya umat islam sedangkan puasa adalah benteng terbaik bagi umat islam, itu lah hal yang musti kita jaga dan pelihara serta kita amalkan. Keduanya memiliki hikmah yang sangat luar biasa jika kita laksanakan secara beriringan.

Dalam surat Al Mu’min ayat 60 dijelaskankan bahwasannya doa merupakan ibadah dan bila kita sombong dan membangkang maka neraka adalah tempat kembali kita.

“Berdoalah pada-Ku, pasti akan Kuperkenankan untukmu. Sungguh orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku mereka akan masuk kedalam Neraka Jahannam dalam keadaan yang hina dina”. [QS. Al Mu’min : 60].

Dari ayat diatas kita bisa menyimpulkan bahwasannya kita sangat diwajibkan untuk berdoa kepada Allah Ta’ala yang menciptakan alam raya serta seisinya, dengan begitu kita jadi tahu bahwasannya kita adalah makhluk yang lemah serta tidak berdaya tanpa pertolongan serta petunjuk dari Allah Azza Wa Jalla. Adapun doa itu sangat bermacam macam, dan salah satunya kita bisa berdoa menggunakan Asmaul Husna. Yang mana berdoa dengan menyebut nama nama Allah Ta’ala maka doanya akan dikabulkan.

Ancaman dari orang orang yang meniggalkan doa sungguh sanagt jelas seperti yang tercatat dalam surat Al Mu’min diatas, dengan kata lain orang yang tidak mau beribadah sudah pasti mereka tidak akan berdoa karena mereka sombong akan dirinnya dengan berani tidak beribadah kepada Allah Ta’ala.

Ayat Dan Hadits Tentang Kemulian Serta Keutamaan Doa

Terdapat banyak ayat serta riwayat yang menjelaskan betapa pentingnya berdoa bagi seorang muslim, diantaranya adalah.

“Berdoalah pada-Ku, pasti akan Kuperkenankan untukmu. Sungguh orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku mereka akan masuk kedalam Neraka Jahannam dalam keadaan yang hina dina”. [QS. Al Mu’min : 60].

Artinya : ” Tiada sesuatu hal yang paling mulia pada sisi Allah selain dari pada doa”. [Lihat Sunan At-Timidzi bab Doa 12/263 dan Sunan Ibnu Majah bab Doa 2/341 No. 3874 dan juga Musnad Ahmad 2/362]

Kemurkaan Allah Ta’ala akan diterima oleh seseorang jika berani tidak berdoa kepada-Nya, seperti yang tercatat dalam sebuah riwayat hadits berikut ini yang artinya.

Artinya : ” Siapa orang yang tidak meminta pada Allah, maka Allah akan memurkai dirinya”. [Lihat sunan At-Tirmidzi pada bab Doa hal 12 nomor 267-268].

Dalam kitab Fathul Bari hal 11 no 98 dijelaskan oleh Al Imam Hifizh Ibnu Hajr yang dikatakan oleh Imam At Thaibi yang artinya :

Artinya : ” Maksud dari hadits diatas yakni siapa orangnya yang tidak mau meminta pada Allah Ta’ala, maka dia akan mendapatkan murka dari Allah Ta’ala dan sebaliknya, jika dia sangat gemar untuk berdoa kepada Allah Ta’ala maka Allah sangat senang”. [Lihat Fathul Bari 11/98].

Selain itu dijelaskan pula dalam sebuah riwayat hadits tentang lemahnya seseorang jika mereka tidak mampu berdoa, dan berikut ini arti hadits tersebut.

Artinya : ” Orang yang lemah ialah mereka yang meninggalkan doa serta orang yang paling bakhil ialah mereka yang bakhil terhadap salam”. [Lihat Al-Haitsami dalam kitab Majma’ Az-Zawaid. dan Thabrani, Al-Ausath. Al-Mundziri, kitab At-Targhib mengatakan : Sanadnya dari hadits tersebut adalah Jayyid (bagus) dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam kitab As-Silsilah Ash-Shahihah 2/152-153 Nomor 601].

Keutamaan Surat Al FatihahPelajari Juga :

Baik sampai disini kita sudah dapat mengambil banyak pelajaran serta bisa menyimpulkan bahwasannya kemuliaan serta keutamaan doa sangatlah luar biasa, serta sangat merugi jika kita meninggalkannya dan yang lebih kita khawatirkan adalah murka Allah Ta’ala kepada orang orang yang menyombongkan diri dengan tidak mau meminta dan memohon kepada Allah Ta’ala.