0 Comments

5 Jenis Burung Hantu di Indonesia


Jenis Burung Hantu

Jenis Burung Hantu – Dari namanya saja sudah bikin merinding ya, hehe.

Burung hantu memang bukan burung kontes, tapi sebagai pengetahuan tentang aneka burung, saya akan membahas jenis burung hantu.

Burung hantu adalah burung nokturnal atau hewan yang lebih aktif dimalam hari, termasuk anggota ordo Strigiformes. Hingga sejauh ini terdapat sekitar 222 spesies burung hantu yang sudah teridentifkasi.

Penyebarannya berada diseluruh permukaan bumi kecuali Antartika dan sebagian besar Greenland.

Di dunia bagian barat, burung ini dianggap sebagai lambang kebijaksanaan. Sedangkan di Indonesia banyak yang mengaitkan burung ini dengan pertanda maut, sehingga dijuluki dengan burung hantu.

Namun tidak semua daerah di Indonesia menyebutnya dengan burung hantu, beberapa daerah memiliki julukan sendiri yang tidak ada konotasinya dengan hantu ataupun maut.

Misalnya Jawa, yang menyebut burung ini dengan nama Burung Deres atau Manuk Deres, sedangkan di Sulawesi Utama disebut dengan Manguni.

Tampilan burung hantu memang sangat mengesankan, unik, langka dan sangat berbeda dengan jenis burung pada umumnya.

Pada bagian kepala, burung ini memiliki struktur bulu yang membentuk seperti lingkaran wajah. Posisi mata burung pada umumnya menghadap kesamping, namun berbeda dengan burung hantu, posisi matanya menghadap kedepan. Bentuk paruhnya bengkok seperti paruh elang.

Memiliki ekor pendek namun sayapnya cukup panjang, kurang lebih tiga kali lipat ukuran tubuhnya.

Dengan penampilan tersebut, banyak orang yang merasa takut ketika melihat burung ini, terutama pada malam hari.

Jenis Burung Hantu

Selain bagian wajah, ada beberapa keunikan yang dimiliki burung hantu. Seperti lehernya yang lentur membuatnya mampu memuar wajih hingga 180 derajat kebelakang.

Suara burung hantu tidak kalah seram dengan pola wajahnya. Terlebih pada tengah malam yang sepi. Kalian bisa mendengarkan suara burung hantu disitus ini cicuit.com

Burung hantu umumnya berbulu abu-abu dengan bercak hitam dan putih (burik) dan sering diam tak banyak gerak atau mematung baik dimalam maupun disiang hari sehingga membuatnya jarang terlihat.

Terlahir sebagai hewan predator, burung ini kerap dimanfaatkan oleh petani untuk mengusir hama seperti tikus. Hal ini dinilai lebih efektif dibandingkan menggunakan pengendali tikus seperti racun, gepyokan, dll.

5 Jenis Burung Hantu di Indonesia

Dari 222 spesies yang diketahui, lebih kurang 54 spesiesnya bisa kita temukan di Indonesia. Namun pada artikel ini saya hanya akan mengulas 5 jenis saja, sisanya akan saya ulas di next update. OK

1. Beluk Watu Jawa

Beluk Watu Jawa

Beluk Watu Jawa atau glaucidium castanopetrum adalah burung hantu endemik jawa dan bali. Berukuran sedang, lebih kurang 24 cm.

2. Beluk Jampuk

Beluk Jampuk

Beluk Jampuk atau bubo sumatranus tersebar luas di Indonesia, mulai dari Bangka, Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Ukuran tubuhnya cukup besar, yaitu berkisar 45 cm.

3. Beluk Ketupa

Beluk Ketupa

Beluk Ketupa dalam bahasa inggris disebut buffy fish-owl.  Penyebaran burung hantu jenis ini hampir sama dengan burung hantu Beluk Jampuk. Postur tubuhnya cukup besar, yaitu sekitar 48 cm.

4. Beluk Watu Gunung

Beluk Watu Gunung atau dalam bahasa ilmiahnya glaucidium brodiei tersebar luas diseluruh wilayah Asia, seperti Brunei Darussalam, China, Bhutan, Laos, Kamboja, India, Myanmar, Malaysia, Pakistan, Nepal, Taiwan, Vietnam, Thailand dan Indonesia. Di Indonesia sering dijumpai di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

5. Pungguk Kokodok

Pungguk Kokodok

Ninox boobok atau Pungguk Kokodok tersebar luas di Indonesia Timur seperti Timor, Jamdena, Pantar, Alor dan Papua bagian selatan. Burung ini memiliki postur tubuh sedang, hanya 27-36 cm.

Demikianlah 5 jenis burung hantu yang bisa ditemukan di Indonesia. Meski menyeramkan, namun burung ini juga terlihat mempesona dan unik.