Menu
Hukum Membaca Surat Al-Fatihah
0 Comments

Hukum Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Sholat 5 Waktu

Salah satu rukun islam yang wajib di laksanakan setiap umat islam adalah sholat lima waktu. Tahukah anda hukum membaca surat al-fatihah dalam sholat? Banyak sekali orang yang belum tahu tentang hukum ini, meskipun mereka membaca dalam sholatnya. Namun juga banyak orang islam yang jarang melaksakan kewajibannya, bahkan ada yang tidak hafal surat al fatihah sama sekali. Sebaiknya anda pahami dulu pengertian surat al-fatihah terlebih dahulu, baru menghafalnya.

Surat Al-Fatihah adalah surat pertama dalam al qur’an yang terdiri dari 7 ayat. Surat ini termasuk salah satu surat pendek al quran yang di turunkan di Mekah secara lengkap. Dinamakan surat al-fatihah (pembukaan) karena surat inilah dibuka dan di mulainya Al-Qur’an. Ternyata surat al-fatihah juga di sebut dengan Ummul Qur’an atau Induk Al-Qur’an dan Ummul Kitab atau Induk Al-Kitab, ini semua karena dia induk semua Al-Qur’an.

Hukum membaca surat al-fatihah dalam sholat lima waktu adalah wajib. Bukan hanya sholat lima waktu, tapi juga wajib di baca dalam sholat sunnah. Membaca surat al-fatihah adalah salah satu rukun sholat, maka wajib di baca oleh seorang muslim dan muslimah ketika mengerjakan sholat.

Hukum Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Sholat

Sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam

لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

Artinya : “tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Faatihatul Kitaab” (HR. Al Bukhari 756, Muslim 394)

Di dukung juga Sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam

كلُّ صلاةٍ لا يُقرَأُ فيها بأمِّ الكتابِ ، فَهيَ خِداجٌ ، فَهيَ خِداجٌ

Artinya : “setiap shalat yang di dalamnya tidak dibaca Faatihatul Kitaab, maka ia cacat, maka ia cacat” (HR. Ibnu Majah 693, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).